RSUD dr. Sayidiman Magetan Hadirkan Layanan Antar Obat ke Rumah Pasien, Cukup dengan Biaya Rp10 Ribu.
0 menit baca
Magetan, exposejatim.com — RSUD dr. Sayidiman Magetan kini menghadirkan inovasi layanan pengantaran obat langsung ke kediaman pasien. Langkah ini diambil untuk secara signifikan mengurangi penumpukan antrean di Instalasi Farmasi, sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.
Layanan istimewa ini memungkinkan pasien yang memenuhi kriteria tertentu untuk menerima obat-obatan esensial tanpa perlu lagi menghabiskan waktu berlama-lama di area tunggu rumah sakit yang seringkali padat.
Nur Aini, Kepala Instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman Magetan, mengungkapkan bahwa inisiatif pengantaran obat ini telah berjalan sukses selama hampir empat tahun. Terobosan ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan akses bagi pasien, sembari mengatasi keterbatasan kapasitas ruang tunggu farmasi yang kerap kewalahan.
“Dalam sehari, kami bisa melayani antara 500 hingga 600 resep, yang seringkali datang secara bersamaan. Sementara itu, ruang tunggu yang kami miliki sangat terbatas,” jelas Nur Aini.
Untuk memanfaatkan layanan ini, pasien cukup mendaftar pada loket khusus yang telah disediakan dan membayar biaya pengantaran sebesar Rp10 ribu, berlaku untuk seluruh wilayah Kabupaten Magetan. Setelah proses pendaftaran selesai, pasien dapat langsung kembali ke rumah dan menunggu obat diantar dengan aman.
Kendati menawarkan kemudahan yang luar biasa, layanan ini tetap memiliki regulasi tertentu. Tidak semua jenis obat dapat dikirimkan melalui sistem ini. Obat-obatan golongan narkotika dan psikotropika tunggal, misalnya, tidak termasuk dalam cakupan layanan pengantaran karena memerlukan pengawasan ketat.
Proses pengiriman obat umumnya diselesaikan pada hari yang sama, bahkan hingga malam hari. Namun, dalam situasi di mana terjadi lonjakan pesanan yang mengakibatkan kelebihan kapasitas, pasien akan segera diinformasikan jika pengiriman harus dijadwalkan pada hari berikutnya.
Selain layanan pengantaran obat, RSUD dr. Sayidiman Magetan juga telah mengimplementasikan sistem pemantauan antrean berbasis barcode. Dengan memindai barcode pada nomor antrean mereka, pasien dapat memantau perkembangan antrean secara real-time, tanpa harus terus-menerus berada di ruang tunggu farmasi.
Nur Aini menegaskan bahwa Instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman Magetan akan terus berinovasi dan mengembangkan layanan demi memastikan pasien mendapatkan kemudahan dan kenyamanan optimal dalam mengakses obat-obatan.(ard)